
Apakah anda baru saja memutuskan untuk menikah? Anda baru saja memutuskan salah satu hal yang paling penting dalam hidup anda.
Anda sedang memasuki tahap baru dalam hidup anda yang akan membuat anda memikirkan banyak hal lebih dari ketika anda masih hidup single. Apalagi kalau anda menginginkan suatu pernikahan yang akan memberkati banyak orang.
Pertama-tama, anda tidak hanya memikirkan diri sendiri. Anda juga memikirkan orang lain dalam hidup anda, yang terutama sekali adalah pasangan anda. Hal ini sudah bermula bukan sejak anda memutuskan untuk menikah tapi sejak anda membangun hubungan dengan dia. Anda belajar bagaimana menjaga perasaan dia, dan bagaimana memberikan perhatian kepada dia. Hal ini bukanlah hal yang sulit kalau anda saling menyayangi satu dengan yang lain. Yang terpenting adalah menjaga kasih dan komunikasi tetap ada.
Selain pasangan anda, anda juga harus belajar untuk memikirkan orang lain di sekeliling anda, misalnya keluarga anda dan keluarga pasangan anda, yang nantinya akan menjadi keluarga anda juga.
Sering kali ketika anda mulai membangun hubungan dengan pasangan, keluarga anda akan merasa kehilangan anda dan keluarga pasangan akan merasa kehilangan pasangan anda sebagai anggota keluarga mereka. Hal ini sangat wajar terjadi karena ketika mulai membangun hubungan, anda merasa perlu untuk banyak menghabiskan waktu bersama pasangan. Akan tetapi hal ini dapat dihindari dengan cara anda juga menghabiskan waktu bersama keluarga pasangan anda untuk mengenal mereka demikian juga sebaliknya. Hal ini sangat baik karena dengan demikian, keluarga pasangan akan merasa memiliki anda, anda dapat mengenal keluarga pasangan dan pasangan anda akan merasa senang karena anda berusaha mengenal dia lebih dalam.
Dalam hubungannya dengan keluarga, ada satu point lagi yang penting untuk menghindari konfik, yaitu saling menjaga ‘nama baik’ di depan keluarga. Hal ini sangat penting untuk menjaga hubungan baik antara anda dan pasangan anda maupun antara keluarga anda dan pasangan anda.
Memutuskan untuk menikah sama artinya dengan mempersiapkan diri untuk menikah. Apakah arti dari mempersiapkan diri untuk menikah? Apakah itu berarti mempersiapkan restorant, undangan, souvenir, dokumentasi dll?
Ya itu hanyalah sebagian dari mempersiapkan diri untuk menikah, atau lebih tepatnya persiapan untuk acara pernikahan. Hal ini penting juga dipersiapkan secara matang, karena tentu saja kita tidak ingin acara pernikahan berantakan karena kurangnya persiapan.
Akan tetapi, hal yang lebih penting dari itu adalah persiapan mental untuk menikah. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti konseling pra-nikah yang diselenggarakan di gereja tempat saudara berbakti. Ketika anda konseling, anda akan belajar banyak sekali hal yang perlu anda tahu tentang pernikahan, dan tentu saja dasar-dasar pernikahan. Apa arti pernikahan, tujuan pernikahan, kasih, bagaimana menghadapi masalah-masalah dalam pernikahan, dan lain-lain sebagainya.
Ketika anda memutuskan untuk menikah, anda mengambil langkah iman. Pasti ada banyak hal yang akan anda hadapi. Hal tersebut akan menjadi hal yang menarik karena anda dan pasangan anda akan melewatinya bersama. Dan tentu saja, ketika anda berserah, anda akan dapat merasakan betapa Tuhan juga terus menyertai anda.