Showing posts with label Persiapan. Show all posts
Showing posts with label Persiapan. Show all posts

10 June 2008

Getting Married

i am getting married. Dan rasanya ya, salah satu saat-saat yang paling berkesan seumur hidup itu adalah ketika mempersiapkan diri untuk menikah. Rasanya pada saat itu perasaan jadinya bercampur aduk kayak gado-gado.

Bagaimana ndak, pada saat yang sama, kita memikirkan persiapan-persiapannya, dananya, waktunya, kepentingannya.. kadang kala untuk mencapai kata sepakat, kita perlu berantem dulu. Eit, salah.. bukan itu yang membuat kami sepakat, yang membuat kami sepakat adalah ketika salah satu dari kita cukup rendah hati untuk mendahulukan kepentingan yang satunya lagi. hehe

Kemudian, ada satu hal yang cukup membuat kacau hatiku, yaitu ketika memikirkan aku harus berpisah dengan kedua orang tuaku. Yah, menurut aturan keluarga Tiong Hoa, si cewek harus ikut si cowok. Nah lo, pamaku tinggalnya di Sulawesi gini, dianya tinggal di Jawa Timur sana… hiks. Dari tempatnya dia aja ke Surabaya perlu dua jam lebih, dari Surabaya ke rumah pama aja perlu sekitar tiga jam by plane (total dua jam di udara). Huaaaaaa………jadi ingat ketika pertama kali harus pisah dengan pama karena harus sekolah di kota Malang. Rasanya kira-kira kayak gitu deh. Sedih emang, tapi ya aku tau lah ini semua demi kebaikan aku juga…

Kebaikan seperti apa? Ya kebaikan indahnya pernikahan yang sudah dirancangkan oleh Tuhan.
Aku percaya, kalau pernikahan yang akan pasanganku dan aku bangun nanti akan menjadi pernikahan yang bahagia, pernikahan yang memuliakan Tuhan, jadi berkat bagi banyak orang, pernikahan yang di dalamnya kita akan fulfill panggilan Tuhan yang sudah diberikan bagi kita. Amiinn hehe

Jadi even kayak perasaan bisa kayak gado-gado (eh, gado-gado enak, kali :P), aku akan menikmati setiap momentnya, aku mau belajar dari semua hal baru yang aku alami. Ayo Fanny, Semangat!

24 March 2008

Memutuskan untuk Menikah?


Apakah anda baru saja memutuskan untuk menikah? Anda baru saja memutuskan salah satu hal yang paling penting dalam hidup anda.

Anda sedang memasuki tahap baru dalam hidup anda yang akan membuat anda memikirkan banyak hal lebih dari ketika anda masih hidup single. Apalagi kalau anda menginginkan suatu pernikahan yang akan memberkati banyak orang.

Pertama-tama, anda tidak hanya memikirkan diri sendiri. Anda juga memikirkan orang lain dalam hidup anda, yang terutama sekali adalah pasangan anda. Hal ini sudah bermula bukan sejak anda memutuskan untuk menikah tapi sejak anda membangun hubungan dengan dia. Anda belajar bagaimana menjaga perasaan dia, dan bagaimana memberikan perhatian kepada dia. Hal ini bukanlah hal yang sulit kalau anda saling menyayangi satu dengan yang lain. Yang terpenting adalah menjaga kasih dan komunikasi tetap ada.

Selain pasangan anda, anda juga harus belajar untuk memikirkan orang lain di sekeliling anda, misalnya keluarga anda dan keluarga pasangan anda, yang nantinya akan menjadi keluarga anda juga.

Sering kali ketika anda mulai membangun hubungan dengan pasangan, keluarga anda akan merasa kehilangan anda dan keluarga pasangan akan merasa kehilangan pasangan anda sebagai anggota keluarga mereka. Hal ini sangat wajar terjadi karena ketika mulai membangun hubungan, anda merasa perlu untuk banyak menghabiskan waktu bersama pasangan. Akan tetapi hal ini dapat dihindari dengan cara anda juga menghabiskan waktu bersama keluarga pasangan anda untuk mengenal mereka demikian juga sebaliknya. Hal ini sangat baik karena dengan demikian, keluarga pasangan akan merasa memiliki anda, anda dapat mengenal keluarga pasangan dan pasangan anda akan merasa senang karena anda berusaha mengenal dia lebih dalam.

Dalam hubungannya dengan keluarga, ada satu point lagi yang penting untuk menghindari konfik, yaitu saling menjaga ‘nama baik’ di depan keluarga. Hal ini sangat penting untuk menjaga hubungan baik antara anda dan pasangan anda maupun antara keluarga anda dan pasangan anda.

Memutuskan untuk menikah sama artinya dengan mempersiapkan diri untuk menikah. Apakah arti dari mempersiapkan diri untuk menikah? Apakah itu berarti mempersiapkan restorant, undangan, souvenir, dokumentasi dll?

Ya itu hanyalah sebagian dari mempersiapkan diri untuk menikah, atau lebih tepatnya persiapan untuk acara pernikahan. Hal ini penting juga dipersiapkan secara matang, karena tentu saja kita tidak ingin acara pernikahan berantakan karena kurangnya persiapan.

Akan tetapi, hal yang lebih penting dari itu adalah persiapan mental untuk menikah. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti konseling pra-nikah yang diselenggarakan di gereja tempat saudara berbakti. Ketika anda konseling, anda akan belajar banyak sekali hal yang perlu anda tahu tentang pernikahan, dan tentu saja dasar-dasar pernikahan. Apa arti pernikahan, tujuan pernikahan, kasih, bagaimana menghadapi masalah-masalah dalam pernikahan, dan lain-lain sebagainya.

Ketika anda memutuskan untuk menikah, anda mengambil langkah iman. Pasti ada banyak hal yang akan anda hadapi. Hal tersebut akan menjadi hal yang menarik karena anda dan pasangan anda akan melewatinya bersama. Dan tentu saja, ketika anda berserah, anda akan dapat merasakan betapa Tuhan juga terus menyertai anda.

05 June 2007

4 Manfaat Mempersiapkan Diri

Mempersiapkan diri merupakan salah satu hal yang saya sukai. Entah karena kebiasaan atau memang pengaruh dari karakter saya tidak tahu pasti namun bagi saya, mempersiapkan diri memberikan suatu dampak yang baik buat saya. Berbagai manfaat yang saya dapatkan adalah sebagai berikut:
  1. Meningkatkan peluang keberhasilan. Dengan mempersiapkan diri, saya mendapatkan pandangan mengenai apa yang akan saya hadapi didepan dan dari pandangan tersebut saya bisa melakukan tindakan yang tepat.
  2. Memperbesar hasil yang akan didapatkan dimasa depan. Setelah saya tahu apa yang akan saya hadapi, saya bisa mengusahakan agar mendapat hasil yang terbaik.
  3. Melepaskan diri dari depresi dan stress. Setelah saya tahu dan siap menghadapi apa yang akan terjadi nanti, saya bisa lebih tenang. Makan jadi enak, tidur jadi nyenyak, dan semua menjadi menyenangkan.
  4. Memaksimalkan kemampuan dan talenta. Tidak peduli apakah persiapan saya berhasil atau tidak, saya tahu kemampuan dan talenta saya berkembang, karena mempersiapkan diri bisa berarti melatih dan mengembangkan diri.
Mau mendapatkan manfaat yang baik seperti itu kan? Ayo kita mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan kita nanti. :)

17 May 2007

Persiapan yang Spektakuler

ini benar, pesiapan yang spektakuler mengawali unjuk kerja yang spektakuler juga
-Zig Ziglar-