Showing posts with label Obidience. Show all posts
Showing posts with label Obidience. Show all posts

13 September 2007

Arti Sukses

Sukses bukan berarti pengumpulan harta milik, kekayaan atau kuasa. Sukses adalah mematuhi Tuhan. Itu berarti orang-orang yang paling dekat dengan anda adalah orang-orang yang paling mengasihi dan menghormati anda

John c. Maxwell

02 July 2007

Obedience to the Truth -->Pure heart --> Love one another

1 Petrus 1:22
Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu sungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu

1 Peter 1:22
Purifying your soul in the obedience of the truth though the Spirit of unfeigned love of the brothers, love one another fervently out of a pure heart

Saya baru aja baca kitab petrus dan lama baca pas di ayat yang ini. dari ayat ini saya mendapatkan bahwa,

1. Kita menyucikan diri kita dengan taat kepada kebenaran
2. Dengan menyucikan hati kita, kita dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas
3. Dan mengasihi dengan tulus iklas adalah perintah.

Mengasihi dengan tulus ikhlas kepada saudara-saudara kita adalah perintah, kita mengamalkannya dengan menyucikan hati kita, dengan taat kepada kebenaran

06 May 2006

ketika kita mengerti, kita pasti cinta!

Cerita tentang Noel adalah cerita tentang pikiran seorang balita terhadap orang tuanya (baca post sebelumnya). Ketika kita sudah mulai beranjak dewasa, kita mulai mengerti mengapa orang tua kita begitu terhadap kita, dan mengapa ada begitu banyak larangan yang ditetapkan oleh mereka dalam hidup kita. kita mengerti bahwa semua untuk kebaikan kita. Bahkan, mungkin kita begitu mengucap syukur pada orang tua kita atas ‘larangan-larangan’ mereka, bahkan disiplin yang pernah mereka terapkan dalam hidup kita sejak kita kecil. Kita tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi jikalau kita hanya dibiarkan saja melakukan apa saja yang kita mau.

Demikian juga kita dengan Tuhan (again! Hehe), ketika kita mulai beranjak dewasa secara rohani, kita tidak lagi berpikir firmanNya itu susah atau membosankan. Sebaliknya, hati kita bersyukur atas ketetapan-ketetapanNya, dan mencari kehendakNya dalam kehidupan kita. itu semua terjadi karena kita tahu sekarang, betapa FirmanNya melindungi kita senantisa, bahkan menjadi guide kita dalam menjalani hidup kita. Kalau sudah begitu, bagaimana mungkin kita tidak mencintai FirmanNya?

Berikut ini adalah sebagian dari ungkapan cinta Daud akan Firman Tuhan yang saya kutip dari kitab mazmur pasal 119

(33) Perlihatkanlah kepadaku ya Tuhan, petunjuk ketetapan-ketetapanMu, aku hendak memegangnya hingga sampai saat terakhir

(35) Biarlah aku hidup menurut petunjuk perintah-perintahMu, sebab aku menyukainya

(40a) Sesungguhnya aku rindu kepada titah-titahMu

(47) Aku hendak bergemar dalam perintah-perintahMu yang kucintai itu

(59) Aku memikirkan jalan-jalan hidupku, dan melangkahklan kakiku menuju peringatan-peringatanMu.

(66) Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintahMu

(72) Taurat yang Kau sampaikan adalah baik bagiku, lebih daripada ribuan keping emas dan perak

(81-83) Habis jiwaku merindukan keselamatan daripadaMu, aku berharap kepada FirmanMu. Habis mataku merindukan janjiMu; aku berkata “bilakah Engkau akan menghiburkan aku?”

(97) Betapa kucintai TauratMu! Aku merenungkannya sepanjang hari

(101) Betapa manisnya janjiMu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku

(105) FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku

(140) JanjiMu sangat teruji, dan hambaMu mencintainya

(149) Aku bangun mendahului waktu jaga malam untuk merenungkan janjiMu

(172) Biarlah lidahku menyanyikan janjiMu sebab segala perintahMu itu benar

Untuk siapa sih?

Noel, itu nama ponaan pertama saya yang bisa saya kunjungi atau dia yang datang ke rumah tiap Minggu. (yang satunya Yaohan, jauh dari saya nih… miss you!!!). Sejak Noel lahir, ada saja hal yang lucu dan menggemaskan yang bisa kami ceritakan di rumah. Cara bicaranya, hal-hal baru yang disukainya, celetukan-celetukannya yang mengemaskan, dan sebagainya, semuanya menjadi hal yang menggembirakan bagi kami.

Sejak punya ponaan ini, saya mulai bisa melihat cara pandang orang tua terhadap anak (what??? am I getting older???? Heheh. Mungkin itu yang dinamakan dengan blessing jadi aunty ya.. hahah…) Well, kalo dulunya saya cuman bisa liat dari sudut pandang saya sebagai anak dan sering bingung dan kadang gak setuju dengan ortu, sekarang saya mengerti mengapa mereka seperti itu.

Noel, anak yang sangat aktif, kalau liat bola, pengen maen, kalau liat pisau, mau coba, kadang suka godain anjing yang lagi makan atau mau coba cabe. Sebagai anak balita, dunia ini emang sangat menarik bagi dia. Banyak hal yang belum dia ketahui dan semua ingin dicobanya. But imagine yang jadi orang tuanya!! Mata mamanya hampir 24 jam ngawasin dia, “Noel, pisaunya lepas, ayoo…” atau… “Noel, si Ot (nama anjing yang dia namain sendiri :)) jangan di ganggu, nanti dia nggigit loh.” Hampir tiap hari ada kata “jangan” buat dia. Bagi Noel, mungkin kata itu sungguh membosankan. Tapi coba saja kalau orang tuanya tidak melarang dia…!! Apa perlu Noel mengalami luka-luka dulu sehingga dia tahu kalau pisau itu bahaya? Atau apakah dia perlu digigit anjing dulu untuk mengetahui kalau anjing yang lagi makan bisa menggigit?

Saya melihat gambaran diatas seperti kita dengan Tuhan (well, Tuhan adalah Bapa kita, rite? :)) kadang kita merasa jemu dengan larangan-larangannya Dia. Mengapa tidak boleh ini? Mengapa tidak boleh itu? Kadang kita tidak mengerti dan berpikir Tuhan itu ada-ada saja dengan membuat hukum yang membosankan. Bahkan kadang kita berpikir kalau kita menuruti kehendakNya, itu semata-mata untuk kebaikanNya.

Dia hanya care too much pada kita. Dia tahu apa akibat dari kalau kita melakukan itu semua. Sebenarnya, bahkan kalau kita menuruti perintah-perintahNya, itu bukan semata untuk kebaikanNya, tapi untuk kebaikan kita juga. Mengapa Tuhan bersuka kalau kita obey pada perintahNya? Karena Dia bersuka kita akan mendapatkan hal yang baik dalam hidup kita!! itu alasan kenapa hatiNya disenangkan. Itu hatiNya bagi kita! :)

18 February 2006

May your dreams become "true"

(Almost) Everyone has dreams
Some people reach it (some people don’t)
Dreams that becomes true are great
But He does not impress on whether they become true or not
He is interested on the process….. How they reach them
How amazing are the ones that are reached by prayer, integrity and obedience on His Word…..
May your dreams become “true”….
(Wish mine too)

21 January 2006

millions of goodness

Tidak selamanya melakukan yang benar itu mudah. kadang ada ribuan obstacles siap menghadang. but did you know, when we just do it by His grace, ada millions of goodness beyond it....

God, give me grace always to do your will......always