23 November 2006

Sms Iseng dan Short Term Memory Lost

Aku menemukan miscalled di handphoneku tadi pagi. Nomor yang tidak aku kenal. Aku pikir mungkin saja ada hal yang penting dan nomor orangnya belum aku simpan di hape. Aku memutuskan untuk memisscalled kembali. Eh, ndak taunya di balas miscalled lagi. Aku yang bingung plus lagi iseng juga bales miscalled lagi. Setelah itu orangnya akhrinya mengirim sms, ngakunya iseng aja cari kenalan bla..bla.. bla.. buntut-buntutnya kasi ucapan God bless you. Ya pasti anak-anak gereja nih! Sapa lagi! masi lom ngaku sih, ya biar aja deh. kita liat aja sampe dimana dia mau ngerjainnya hehe..
Trus tadi juga ada kejadian malu-maluin nih.. cerita gak ya.. hehe… ada orang beli cat. Aku bener-bener gak inget kalo dia dah bayar. Saking gak ingetnya, aku suruh salah satu karyawanku nyusul orang itu tanya dah bayar atau belum. Dia bilang sudah dengan merinci beberapa lembar duit lima ribuan dan beberapa lembar duit seribuan.. aku cek di laci duit.. eh, emang ada! Duh! Malunya rek! Tapi aku kok jadi kayak gini ya? short term memory lost… kayak si Dori aja… itu loh, temannya papanya Nemo.. hehe..

22 November 2006

Disuruh Ibu Guru Jualan Tahu

Tadi salah seorang karyawanku pinjam uang. dia mengeluh betapa banyaknya biaya pendidikan anaknya. katanya, tiap tahun harus beli baju kaos baru buat olah raga dan juga buku-buku pelajaran baru. Buku bekas yang dulu dipakai oleh anak sulungnya sudah tidak bisa dipakai lagi oleh si adik karena sekarang gurunya mewajibkan untuk beli buku paket baru padahal isi pelajarannya juga sama. Mana sampai sekarang sumbangan masi terus berdatangan.
saya mendengarnya sedih juga. sampai kapan sih keadaan kayak gini terus? mengapa pendidikan semakin mahal? bagaimana dengan orang-orang yang tidak mampu? masi mending kalau mutu pendidikannya terus naik... beberapa bulan lalu ada anak berbaju seragam merah putih berjualan tahu didepan toko saya pada jam pelajaran sekolah. saya tanya mengapa tidak sekolah. Jawabnya, "disuruh ibu guru jualan tahu..."
whaddd???

21 November 2006

Baju-baju

Beberapa hari lalu robin bawa baju-bajuku yang masi ketinggalan disurabaya. Senang loh bisa bernostalgia lagi hehe.. jadi teringat masa-masa pas di Surabaya. Baju yang aku pake di kebaktian natal 2004 di hotel mandarin Surabaya, baju wisuda, baju-baju kebaktian minggu, jalan-jalan, ke kampus… jadi pengen ke Surabaya lagi ketemu anak-anak nih. Entah bulan depan bisa ke Surabaya gak. tapi ya kalaupun ndak juga ndak papa sih. Aku menikmati hari-hariku dimanapun aku berada kok. Ya jadi ingat lagu “disini senang.. disana senang.. dimana-mana hatiku senang…” hehe

Selasa 21 Nov

Hari ini berjalan seperti biasa. menyenangkan. aku merasa puas dengan beberapa hal yang aku kerjakan. trus tadi ada orang bule belanja. yah lumayan buat latian-latian percakapan lagi hehe
Trus senang juga karena kemaren dah ketemu kuku kecil lagi. keliatannya dia sehat-sehat aja tuh.
ya kadang hal-hal yang berat terjadi bisa membuat kita semakin menghargai apa yang kita miliki.
Mengenai program penggemukan badan... belum terlihat jelas sih, tapi ya hari ini lumayan makan dan minum cukup banyak. ya ntar lagi mau jogging lagi. trus ntar malam mau tidur lebih awal.

20 November 2006

Posting Pertama

ehemm... gak tau napa akhirnya saya buat blog lagi selain yang di friendster. Isi blog ini bakalan apa aja. Anything that i want to write. Bisa jadi cerita sehari-hari, pengalaman, ideas, apa aja deh pokoknya.
hari ini mau cerita kalau saya lagi divonis harus lebih ndut lagi sama papa dan adik (masa 46 kg dibilang kurus sih?hehe). makan lebih banyak dan lebih bersenang-senang lagi. haha. sungguh perkerjaan yang sangat menyenangkan. sejauh ini usahanya masih minum susu dan minum minyak ikan "seven sees". saya juga merencanakan akan kembali jogging, minum air yang banyak dan tidur yang banyak.. hehe.. yah lets see apa bulan depan weight saya bisa nambah
okay segini dulu buat hari ini ;)

14 November 2006

I believe in You

Disaat kutakberdaya
KuasaMu yang sempurna
Ketika kuberdoa
Mukjizat itu nyata
Bukan karena kekuatan
Naman RohMu ya Tuhan
Ketika kupercaya
Mukjizat itu nyata

13 November 2006

Cerita tentang seorang kakek, cucunya dan keledai yang baru dibeli

Seorang kakek dan seorang cucu baru saja membeli seeokor keledai. Dalam perjalanan pulang, si cucu menaiki keledai tersebut dan si kakek yang menarik keledai. Melihat itu, beberapa orang di jalan memberikan komentar, “cucu tidak tau diri, masa kakek tua di suruh menarik keledai”. Mendengar itu, maka si cucu turun dari keledai dan si kakek yang menaiki keledai dan mereka kemudian melanjutkan perjalanan mereka.

Dalam perjalanan, orang-orang mulai mengomentari mereka lagi, “kakek tidak tau diri, masa cucu yang masih kecil disuruh menarik keledai.” Bingung, mereka berdua memutuskan untuk menaiki keledai.

Akan tetapi kemudian mereka dikomentari lagi, “wah, kakek dan cucu tidak tau diri, keledai satu dinaiki dua orang.” Mendengar itu, mereka akhirnya turun dari keledai itu dan memutuskan untuk memikul keledai itu.

Melihat kakek dan cucu memikul keledai, orang-orang ramai mengomentari, “Wah bodoh sekali kakek dan cucu itu! masa keledai dipikul?.” Akhirnya kakek dan cucu itu benar-benar bingung dan meninggalkan keledai itu di tengah jalan dan pulang tanpa keledai yang baru mereka beli tersebut.

Cerita di atas adalah ilustrasi dari orang yang begitu peduli dengan apa kata orang. Segala sesuatu menjadi salah bahkan membuat mereka melakukan hal-hal yang merugikan diri mereka sendiri.

Begitu pula dengan kita. hal tersebut bisa saja terjadi kalau kita selalu menuruti apa kata orang. Ingin menyenangkan semua orang. Ada satu istilah yang pernah saya dengar untuk itu adalah “orang lain yang kenyang anda yang bayar tagihannya.”

Yang perlu kita fokuskan dalam hidup ini adalah menyenangkan hati Tuhan sehingga kita bisa merasa aman dengan apa yang kita lakukan, ya gak?

Btw, sulit loh menyenangkan hati semua orang hehe.. ..

09 November 2006

Senang liat orang susah, susah liat orang senang?

“Susah liat orang lain senang, senang liat orang lain susah”. “Tanya kenapa?”

Iklan rokok yang sempat saya liat di TV ini emang keliatannya lucu, tapi ya memang kenyataannya sering terjadi begitu. Sangat mudah untuk senang ketika orang lain susah dan senang melihat orang lain susah. Akan tetapi kalau bener itu terjadi di dalam diri kita, berarti ada yang salah.

Menurut saya hal ini mungkin saja terjadi karena kita tidak merasa aman dengan diri kita, kita selalu membandingkan diri kita dengan orang lain.

Ketika kita membandingkan diri dengan orang lain, kecenderungan hati kita adalah kita tidak senang ketika orang lain mendapatkan keberuntungan karena itu akan menyebabkan kita kelihatan lebih kecil dari dia, dan kalau dia mendapatkan musibah kita akan senang karena itu akan membuat dia kelihatan lebih kecil dari kita.

Kalau sudah begitu, kita tidak bisa memenuhi Firman Tuhan agar kita bersukacita bersama dengan orang yang bersukacita dan menangis bersama dengan orang yang menangis donk? (makanya merasa aman dengan diri sendiri itu penting sekali lo)

Itu salah satu jawaban saya setelah saya bertanya mengapa. =P Bagaimana dengan jawaban/pendapat saudara? :)

04 November 2006

Masih jadi Prioritas?

Baru saja saya membaca blog sahabat saya, Ayling. Di blognya ditulis bagaimana seorang yang begitu sibuk dengan kerjaannya setiap hari sehingga melupakan waktu berdoa dan baca firman. Ketika dia mati dan namanya dicari di buku kehidupan, namanya tidak ditemukan disana. Hal ini terjadi karena Tuhan terlalu sibuk sehingga tidak menuliskan namanya disana.

Mungkin cerita ini hanya fiktif belaka dan alasan kenapa nama seseorang tidak ditulis di buku kehidupan bukanlah Karena Tuhan terlalu sibuk. Akan tetapi hal ini mengingatkan kita bahwa sibuk bukanlah alasan untuk tidak saat teduh.

Saya pernah baca, dari cara kita menggunakan waktu dan uang kita, dapat dilihat apa prioritas kita sesungguhnya.

Kalau kita akan bertemu dengan orang yang penting mungkin sekali kita akan menuliskannya dalam agenda kita atau bahkan mengaktifkan reminder kita agar kita tidak lupa.

How about God? Doesn’t He deserve to have our time? Bukankah Dia pribadi paling penting? Atau Dia tidak lagi penting bagi kita? kita bisa jawab sendiri deh

03 November 2006

No honesty no trust

Pada post sebelumnya saya menuliskan bahwa kejujuran saja tidak cukup. Kali ini saya ingin membahas sedikit mengenai kejujuran.

Even kejujuran saja tidak cukup, akan tetapi kejujuran adalah hal yang sangat krusial.

Bayangkan anda menjadi boss suatu perusahaan. Apakah anda tidak akan was-was kalau mempekerjakan seorang yang bertalenta serba bisa namun tidak jujur? Apakah anda akan mengadalkan dia mengerjakan perkerjaan-perkerjaan tertentu selama anda tidak ada di tempat? Saya rasa tidak. Mungkin anda akan mempekerjakan dia namun dalam pengawasan yang ketat atau bahkan kalau anda tidak mau membuang-buang energi untuk selalu menjagai dia, anda memilih untuk tidak mempekerjakan dia.

Atau anda adalah costumer suatu toko. Suatu hari anda menemukan kalau toko ini selalu memberikan kurang dari yang anda beli, even pelayanannya seramah apapun, rasanya anda tidak akan terus menerus membeli di toko tersebut.

Kejujuran adalah hal yang mendasar dari trust. Tanpa kejujuran, tidak akan ada trust.entah sebagaimana hebatnya kita dalam bekerja.

By the way… saya sedang membayangkan betapa indahnya negeri kita kalau kita semua terdiri dari orang-orang jujur, pekerja keras dan bertanggung jawab. :P