Showing posts with label Attitude. Show all posts
Showing posts with label Attitude. Show all posts

28 November 2007

Mari Katakan..."Terima Kasih"

Kita mungkin sering sekali mengucapkan terima kasih kepada orang-orang seperti pak satpam, tukang becak, atau kalau kita memiliki toko, kita pasti akan mengucapkan terima kasih kepada pelanggan kita setelah transaksi terjadi. Hal ini baik sekali.
Akan tetepi, kapan terakhir kali kita mengucapkan terima kasih kepada orang yang terdekat kepada kita? kepada papa mama kita, kepada kakak atau adik, kepada pasangan kita? Mereka sangat layak untuk mendapatkan ucapan terima kasih dari kita. Mereka mengasihi dan mendukung kita setiap hari.
Cobalah lakukan ini dan hal ini akan membuat hari kita semakin indah :)

27 November 2007

Catatan Hari Ini - 27 November 2007

1. Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran
2. lebih baik diam dan mengamati dulu baru bicara kemudian
3. ketika terjadi kesalahan dalam situasi tertentu, jangan terus langsung menyalahkan orang tertentu, atau berpikiran negatif terhadap orang/ kelompok orang tertentu. Mungkin itu adalah kesalahan kita. koreksilah diri, dan lakukan perbaikan dalam area yang bisa kita perbaiki.

19 June 2007

Be All I Can Be

Saya punya keinginan untuk bisa melakukan banyak hal, punya kemampuan dibanyak bidang, dan saya ingin hal-hal tersebut bukan hanya sekedar bisa, tapi ahli. Membayangkan saya bisa melakukan banyak hal tersebut memang menyenangkan sekali. Saya suka itu.

Namun dibalik keinginan itu ada beberapa kekurangan dan kelemahan yang pernah buat saya kesal karena saya merasa terhalang untuk bisa melakukan sesuatu. Well, itu dulu. Sekarang lain dong ;) Saya lihat, seseorang yang tidak punya tangan karena cacat sejak lahir, tapi mampu menghasilkan lukisan-lukisan yang bagus dan mahal dengan menggunakan jari-jari kakinya. Ada lagi, Maradona, pemain sepak bola dari Italy, yang memiliki badan yang pendek sekali, gaya larinya lucu, tapi ternyata kekurangannya tidak menghalangi dia untuk menjadi pemain sepak bola terbaik dunia dimasanya.

Dari cerita itu saya ingat, Tuhan menciptakan kita, serupa dengan gambarNya. Apakah diciptakan serupa itu artinya sama bentuk saja? Well saya yakin bukan cuma itu. Kita diciptakan dengan potensi kemampuan yang luar biasa juga. Mungkin kita punya kecenderungan tertentu, atau kelemahan tertentu, tapi itu tidak berarti kita tidak bisa melakukan suatu hal. Dengan semangat, tidak menyerah, dan selalu berusaha saya yakin kita mampu melakukan hal-hal yang sulit sekalipun. Jadi kita pasti bisa!!! ;)

15 May 2007

Mau Dengar

Hari ini mendapat teguran dari orang yang cukup dekat dengan saya
Sampai sekarang rasanya masih belum percaya kalau saya seperti itu
Akan tetapi, saya juga mau mendengarkan dan mengoreksi diri saya
Untuk bersikap lebih baik lagi :)

13 May 2007

Sendirian

Kemaren malam aku ke Palu bersama papa dan mamaku. Mereka rencananya mau ke pesta dan mereka gak tega ninggalin aku dirumah sendirian :P, jadinya aku ikut tapi ndak ke pesta tapi ke mall :D ke mall ini aku sendirian juga, so aku putuskan ntar di mall creambath aja deh di salah satu salon

Berangkat dari rumah itu sore dan gak sempat dinner. Dibawain nasi sih, tapi aku pikir habisin bekal dimana nih? Dimobil? Lha mobilnya juga mau dipake buat nganter barang.
So aku putuskan ndak menghabiskan bekal tapi makan di salah satu fast food di mall. Sendirian :(

Awalnya bete juga, risih. Masa makan di mall sendirian? Biasanya kan makan sama keluarga atau teman. Tapi yah, krn udah laper ya pesan aja d.
Setelah pesan, yang cukup mengagetkan aku, aku dikasih paket buat dibawa pulang tanpa tanya aku apa mau makan disitu atau dibawa pulang L yah, mungkin dipikirnya ndak mungkin lah ada cewek makan di situ sendirian lagi.

Daripada ribut sama mbaknya dan minta diganti dipiring, aku ambil aja paketnya dan duduk disalah satu meja. Aku memutuskan ndak bete. Toh pikirku enak juga dikasi tempat buat bawa pulang. Siapa tau nanti aku gak bisa menghabiskan makanannya jadi sisanya bisa dibawa pulang, hehe.

Aku duduk di salah satu meja yang agak dekat dengan dinding. Masih risih makan sendirian. Tapi aku pikir, daripada merasa gak enak, mending aku enjoy aja makan sendirian sambil mengamati orang-orang yang makan disana. Wah, ternyata ada asiknya sendiri. Aku liat, ternyata bukan aku aja yang makan sendirian. Ada seorang ibu juga yang makan sendirian. Sama anaknya sih, tapi anaknya ini masi kecil banget. Mungkin baru 3 tahun. Kayaknya dia gak seberapa enjoy dengan dinnernya pengen segera menyelesaikan makanannya dan pergi terlihat sesekali dia membantu membersihkan wajah anaknya yang belepotan kena es krim. Dimeja yang lain aku melihat sekelompok anak-anak remaja yang cukup rame. Kayaknya ada dua kelompok yang baru bertemu dan ada beberapa yang belum saling kenal. Merekapun saling berkenalan dulu kemudian makan sama-sama dan saling bercanda. Ada beberapa anak yang mendominasi percakapan dan beberapa anak yang cuman mendengarkan sambil senyum-senyum kecil.
Dimeja lainnya tampak dua orang anak cewek yang keliatannya bersahabat. Mereka asik sekali bercerita.

Sambil memperhatikan mereka, tanpa terasa makananku habis dan gak ada yang bisa dibawa pulang :P. Dinner hari itu cukup menyenangkan walaupun harus sendirian. Yup, selalu ada cara untuk menikmati segala keadaan. It is just our decision. Itu yang muncul dalam pikiranku sambil berjalan menuju salan buat crambath :)

10 February 2007

The devil wears prada - tidak ada kata "harus"

Belum lama ini saya menonton film berjudul the Devil wears Prada. Film yang cukup bagus yang menceritakan tentang seorang wanita pandai yang awalnya tidak mengerti fashion sama sekali mulai bekerja di majalah fashion terkenal, “Runaway”. Wanita pandai tersebut bernama Andrea (dbintangi oleh Anne Hathaway). Kerja di majalah “Runaway” merupakan suatu tantangan tersendiri bagi dia. Pertama dia sama sekali tidak mengerti fashion, kedua karena bosnya, Miranda (diperankan oleh Meryl Streep) adalah seorang yang sangat perfectionist dan koleris. Dia tidak ingin dibantah dan apa saja yang disuruhnya harus dilakukan dengan sempurna atau orang yang kerja dengannya dipecat.

Karena ingin memperoleh pendapatan yang cukup dan gaji yang ditawarkan cukup baik, Andrea memutuskan untuk menghadapi masalah-masalah yang bisa muncul di tempat kerjanya. Dia mulai berusaha fashionable dan juga berusaha untuk memenuhi setiap permintaan bosnya dengan sebaik mungkin. Sehingga suatu hari bosnya mulai merasa senang padanya dan mengajaknya ke Paris untuk menghadiri event-event penting. Diajak ke Paris cukup mengejutkan bagi Andrea berhubung itu sebenarnya itu adalah bagian dari kerjaan teman kerjanya.Yang membuat Andrea bingung adalah teman kerjanya sudah lama mempersiapkan diri untuk event-event ini (bahkan sampai diet juga) karena ini adalah salah satu impiannya. Karena takut pada Miranda dan takut kehilangan pekerjaannya, Andrea akhirnya pergi ke Paris.

Cerita ini terus berlangsung hingga ke point dimana bosnya, Miranda mengorbankan perasaan orang kepercayaannya sendiri untuk mempertahankan posisinya di perusahaan. Ketika Andrea berusaha protes kepada Miranda, Miranda mengatakan kalau sebenarnya Andreapun sudah pernah melakukan hal yang sama pada rekan kerjanya ketika dia akan ke Paris. Andrea berusaha membantah dengan mengatakan bahwa itu adalah suatu keharusan dimana Miranda sendiri yang memaksanya berbuat begitu. Saya tidak hapal bagaimana kalimat persisnya tapi pada saat itu Miranda mengatakan kalau tidak pernah ada ada keharusan, segala sesuatu adalah keputusan Andrea sendiri. Mungkin saja Miranda memaksanya untuk ikut ke Paris, tapi kalau Andrea mau, Andrea bisa saja menolak walau dengan mengorbankan pekerjaannya. So, itu bukanlah kesalahan Miranda.

Even tidak berarti saya suka dengan sikap Miranda, saya suka dengan apa yang disampaikannya pada Andrea. Tidak ada kata kita “harus” melakukan sesuatu karena paksaan atau disebabkan oleh keadaan tertentu. Semuanya adalah keputusan kita sendiri dengan segala konsekuensinya. Hal ini akan membantu kita untuk tidak selalu menyalahkan orang lain dan mengasihani diri sendri. Segala keadaan yang kita alami adalah keputusan kita sendiri untuk berada dalam keadaan itu.

30 September 2006

Antara Hikmat dan Takut Akan Tuhan

Kalau kita membaca bagian awal-awal kitab amsal kita bisa menjumpai banyak sekali nasehat-nasehat mengenai betapa berharganya mendapatkan hikmat dan pengertian. Dikatakan bahwa berbahagia orang yang meperoleh hikmat… keuntungannya melebihi perak, hasilnya melebihi emas, lebih berharga dari pada permata, apapun yang kita inginkan tidak dapat menyamainya. Kedengarannya luar biasa bukan? Tapi bagaimana mendapatkannya? Menurut kitab amsal, ada satu hal yang sangat penting untuk mulai mendapatkan hikmat, yaitu takut akan Tuhan.

Akan tetapi, apa hubungannya antara takut akan Tuhan dengan mendapatkan hikmat?

Menurut saya, pertama-tama ketika kita takut akan Tuhan otomatis kita akan menjauhi larangan-larangannya dan dengan menjauhi larangan-larangan tersebut, kita akan terlinduingi dari hal-hal yang jahat dan kita akan diberkati. Dengan itu kita sudah melakukan tindakan yang berhikmat. Yang kedua, ketika kita takut akan Tuhan, kita ingin melakukan hal-hal yang menyenangkan dan memuliakan DIA. Ini adalah posisi hati yang benar untuk mulai belajar bagaimana untuk mendapatkan hikmat dan pengertian.

Sementara untuk memperoleh hikmat dan pengertian masih panjang jalannya, Takut akan Tuhan adalah awal untuk mendapatkannya. Tanpa takut akan Tuhan tidak akan ada hikmat dan pengertian yang sesungguhnya. So let’s start it dengan memiliki hati yang takut akan Tuhan.

21 September 2006

The battle is in our mind

The battle is in our mind actually…
Bagaimana kita merespon pada segala keadaan di sekeliling kita..
Ketika orang menyakiti kita
Ketika orang meremehkan kita
Ketika orang mencoba menggunakan kita untuk tujuan yang tidak baik,
menyalahartikan apa yang kita lakukan..
Will we be angry at the moment?
It is just…
Don’t get into the trap…
Being angry is not cool but fool!
Be patient..
And win the battle..
Let the enemies know that they cannot beat you..
The battle is in our mind..

Ketika orang lain di sekeliling kita cemas dan penuh curiga satu dengan yang lain
Ketika orang lain di sekeliling kita melepaskan pengharapannya…
Apa kita juga akan seperti itu..
Don’t be!!
They are just waiting for what we are going to do..
Apakah kita akan seperti mereka atau kita tetap memiliki harapan….
Karena ketika kita tetap memiliki harapan..
Itu akan menular kepada mereka..
Dan memberikan mereka harapan juga..
The battle is in our mind…

12 September 2006

ah, hari yang menyenangkan.. :D

Yah, memang, mau jadi bete atau senang itu pilihan aja sih.. abis liat cat yang pecah akibat kecerobohan sesorang emang bisa tergoda untuk bete dan marah-marah. Tapi ya sekarang aku senang.. catnya aku pakai untuk cat toko bagian samping. Jadi keran tuh hehe.. sekalian promosi … :P… lom lagi aku juga ikutan ngecat juga walau cuman dikit. Ah, hari yang menyenangkan…:D

05 August 2006

Dia Percaya Padaku

“I know God will not give me anything I can't handle. I just wish that He didn't trust me so much.”
MotherTheresa

“Saya tahu kalau Tuhan tidak akan memberikan hal-hal yang tidak dapat saya tangani kepada saya. Saya hanya berharap Dia tidak terlalu mempercayai saya.”
MotherTheresa

Waktu kita menemukan hal-hal yang sulit dalam hidup kita, kita punya dua pilihan, menggerutu atau berpikir,“Tuhan mempercayai saya”.

06 July 2006

Ralat..:P

Setelah saya menulis tentang sinetron-sinetron di blog saya sebelumnya… saya cukup kaget juga dengan blog itu.. pasalnya ternyata saya mengeluh sampe segitunya ….. Mungkin karena saat itu saya sedang emosi aja ya mikirin tentang dampak dari sinetron-sinetron itu pada masyrakat. Akan tetapi, setelah saya baca-baca lagi… harusnya saya tidak membahas betapa jeleknya sinetron kita, wong saya sendiri sudah jarang banget nonton TV kok… kok begitu mudah menjudge kalau sinetron kita sudah separah itu? Mungkin karena saya mendengar keluhan-keluhan dari orang-orang sekeliling saya tentang dampak sinetron dan saya sendiri menonton sebentar. However, itu tidak bisa dijadikan dasar untuk meneruskan keluhan, apalagi saya sendiri sedang dalam keadaan tidak bisa memberikan kontribusi apa-apa untuk itu. Jadinya gak banget deh ngeluh-ngeluh kayak gitu.

Sebenarnya saya hanya ingin mengatakan, kalau teman-teman sekarang ini atau suatu saat nanti ikutan dalam dunia pertelevisian, mari buat hal-hal yang membangun buat masyarakat kita karena TV mempunyai peranan yang sangat penting.

Saya lagi mau belajar untuk lebih banyak berpikir what to do daripada mengkritik. Ndak pernah ada tugu penghargaan buat orang yang suka mengkritik, ya kan??

08 June 2006

....anyway

People are often unreasonable, illogical and self centered …

Forgive them anyway.

If you’re kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives…

Be kind anyway

If you’re successful, you’ll win some false friends and some true friends …

Succeed anyway

If you’re honest and frank, people may cheat you,

Be honest anyway.

What you spend years building, someone could destroy it overnight,

Build anyway

If you find serenity and happiness people may be jealous,

Be happy anyway

The good you do today, people will often forget tomorrow,

Do good anyway.

Give the WORLD your BEST anyway.

You see, in the final analysis, it is between you and God.

It was never between you and them anyway.

(Mother Theresa)

11 May 2006

Bersabar

Ketika kita menunggu sesuatu, dan itu lama, kita mulai bersungut-sungut, dan mengatakan bahwa kita sudah cukup sabar dengan mau menunggu. Sebenarnya, ketika kita bersungut-sungut, kita kita tidak bisa dikatakan sabar karena kesabaran tidak sama dengan menunggu. Kesabaran adalah menunggu dengan sikap yang baik.

Sebagian dari hidup kita ini terdiri dari menunggu, entah itu menunggu pelanggan, jemputan, seseorang, pagi tiba, sesuatu terjadi ataupun menunggu janji Tuhan tergenapi di dalam hidup kita. Alangkah indahnya jika kita mempunyai sikap yang baik ketika kita menunggu! Jadi, marilah kita bersabar sehingga hidup kita menjadi lebih baik.

03 May 2006

Attitude 2

“Saya mengucap syukur kepada Tuhan atas kekurangan saya, karena lewat itulah, saya menemukan diri saya, pekerjaan saya dan Tuhan saya”

-Helen Keller-


Pada usia satu setengah tahun Helen Keller (1880-1968) jatuh sakit yang menyebabkan dia menderita buta dan tuli seumur hidupnya. Akan tetapi, pada usia 20 tahun dia berhasil masuk universitas; bukunya yang berjudul “The story of my life” telah diterjemahkan kedalam 50 bahasa; dan antara tahun 1946 hingga 1957, Helen melakukan perjalanan ke 39 negara di lima benua untuk berpidato tentang pengalamannya dan menyerukan masyarakat agar menghormati hak-hak orang buta.

25 March 2006

Attitude

Sikap (attitude)
Adalah “manusia terdepan” dari diri kita yang sebenarnya
Akar-akarnya tumbuh di dalam batin namun buah-buahnya tumbuh ke arah luar Merupakan sahabat terbaik kita atau musuh terbesar kita
Lebih jujur dan dapat dipercaya daripada perkataan-perkataan kita
Merupakan penampilan luar yang berdasar pada pengalaman masa lalu
Adalah sesuatu yang menarik orang-orang kepada diri kita atau membuat mereka membenci kita
Tidak pernah puas sebelum diungkapkan
Merupakan ahli perpustakaan dari masa lalu kita
Merupakan pembicara kita saat ini
Merupakan nabi bagi masa depan kita
John Maxwell