Showing posts with label Keputusan. Show all posts
Showing posts with label Keputusan. Show all posts

10 July 2007

Vision Breaktrough

Before you begin a thing, remind yourself that difficulties and delays quite impossible to foresee are ahead. If you could see them clearly, naturally you could do a great deal to get rid of them but you can't. You can only see one thing clearly and that is your goal. Form a mental vision of that and cling to it through thick and thin.
Kathleen Norris

Saat kita menghadapi suatu tantangan, seringkali kita merasa takut untuk melangkah karena kita tidak mengetahui apa resiko dibalik langkah yang kita ambil. Kita punya kecenderungan untuk mencari hal yang pasti karena dalam hal yang pasti kita merasa aman. Ironisnya, dalam kenyataan sehari-hari, kita justru dihadapkan pada hal-hal yang tidak pasti. Saat kita ingin belajar bersepeda roda dua kita tidak tahu berapa kali kita akan jatuh, seberapa banyak luka yang terjadi saat kita jatuh, namun kita tahu kalau kita melewatinya, kita akan mampu bersepeda roda dua.

Hal ini juga terjadi pada kehidupan setiap kita. Kita tidak tau apa yang bakal terjadi dimasa yang akan datang, bahkan apa yang bakal terjadi nanti malam pun kita tidak tahu pasti, hanya bayangan kita saja. Yang kita tahu kita punya keinginan dan cita-cita, kita punya visi kedepan. Selain itu Tuhan juga punya rencana atas kehidupan setiap pribadi. Jadi yang bisa kita lakukan adalah tetap berpegang pada visi kita, dan tetap menyerahkan semuanya pada Tuhan. Tetap yakin bahwa dalam Tuhan kita aman, dan Tuhan membuat semuanya indah pada waktuNya. :)

04 July 2007

Good To Be Happy

The good life, as I conceive it, is a happy life. I do not mean that if you are good you will be happy - I mean that if you are happy you will be good.
Bertrand Russell

Saya setuju sekali dengan kutipan diatas. Saat seseorang berada dalam keadaan baik, menjadi senang itu mudah sekali, seperti hanya efek samping dari keadaan yang baik. Namun kutipan diatas mengatakan hal yang sebaliknya, saat hati kita senang, keadaan kita akan menjadi baik.

Lho? Mana yang benar dong? Keduanya sama-sama benar. Mendapatkan hal yang baik membuat kita senang. Sedangkan saat kita senang, setiap hal dapat kita lalui dengan baik sehingga kita bisa mendapatkan keadaan yang baik juga.

Namun keduanya juga punya perbedaan yang spesifik. Memiliki keadaan baik merupakan suatu kondisi yang bergantung dari banyak hal misalnya keberhasilan kita dalam studi atau pekerjaan, menerima suatu pemberian atau memenangkan undian, dsb. Sedangkan memiliki hati yang senang hanya ditentukan oleh sikap dan keputusan kita untuk menjadi senang. Dari sini kita tahu, mengusahakan keadaan baik jauh lebih susah daripada memutuskan untuk menjadi senang.

Jadi untuk mendapatkan keduanya, yaitu keadaan yang baik dan hati yang senang, kita bisa memilih untuk mengusahakan salah satunya, apakah itu keadaan yang baik ataupun hati yang senang. Dan karena memutuskan untuk menjadi senang itu lebih mudah, mari kita memutuskan untuk menjadi senang, dan kemudian melalui setiap hal setiap hari dalam kehidupan kita dengan baik, maka kita pasti mendapatkan keadaan yang baik dan menyenangkan dalam kehidupan kita. :)

31 May 2007

Menentukan Skala Prioritas

Bagaimana Anda menentukan ukuran tingkat prioritas dari kegiatan-kegiatan Anda? Sebenarnya ada banyak cara untuk menentukan tingkat prioritas. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menentukan tingkat prioritas yang dikutip dari buku Time Management karya Marc Mancini:
  1. Keuntungan atau manfaat yang tinggi.
    Kegiatan yang mana yang akan menghasilkan manfaat yang paling baik dibandingkan dengan waktu dan tenaga Anda.
  2. Esensi dari tujuan Anda.
    Kegiatan mana yang penting dan mendukung tercapainya cita-cita atau tujuan pribadi.
  3. Esensi dari tujuan perusahaan.
    Kegiatan mana yang menguntungkan bagi perusahaan, yang mana dengan melakukan kegiatan tersebut perusahaan merasa beruntung karena mempekerjakan Anda, atau apabila Anda pemilik perusahaan, perusahaan mendapat keuntungan karena kegiatan Anda.
  4. Esensi dari atasan Anda.
    Kegiatan mana yang mendapatkan penghargaan lebih dari atasan Anda.
  5. Tidak dapat didelegasikan.
    Kegiatan mana yang hanya bisa dilakukan oleh Anda dapat digolongkan berprioritas tinggi.

29 April 2007

keputusan dan pengaruh

"John Maxwell dari San Diego, California, mengatakan bahwa dalam masa hidup kita, orang rata-rata secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi sepuluh ribu orang lainnya. Mereka yang berada pada posisi kepemimpinan mempengaruhi banyak sekali orang. itulah sebabnya mengapa kepemimpinan memikul tanggung jawab yang luar biasa - yaitu memastikan apa Anda menuju arah yang benar, agar keputusan yang Anda ambil berdasarkan watak dan jalan yang baik. Kalau Anda mengambil keputusan, keputusan itu secara langung atau tidak langsung akan mempengaruhi orang lain yang tidak terhitung banyaknya. Keputusan yang tepat oleh orang yang tepat bisa mempengaruhi orang lain secara positif, jadi buatlah keputusan yang baik."
(diambil dari buku "something to smile about", Zig Ziglar)

10 February 2007

The devil wears prada - tidak ada kata "harus"

Belum lama ini saya menonton film berjudul the Devil wears Prada. Film yang cukup bagus yang menceritakan tentang seorang wanita pandai yang awalnya tidak mengerti fashion sama sekali mulai bekerja di majalah fashion terkenal, “Runaway”. Wanita pandai tersebut bernama Andrea (dbintangi oleh Anne Hathaway). Kerja di majalah “Runaway” merupakan suatu tantangan tersendiri bagi dia. Pertama dia sama sekali tidak mengerti fashion, kedua karena bosnya, Miranda (diperankan oleh Meryl Streep) adalah seorang yang sangat perfectionist dan koleris. Dia tidak ingin dibantah dan apa saja yang disuruhnya harus dilakukan dengan sempurna atau orang yang kerja dengannya dipecat.

Karena ingin memperoleh pendapatan yang cukup dan gaji yang ditawarkan cukup baik, Andrea memutuskan untuk menghadapi masalah-masalah yang bisa muncul di tempat kerjanya. Dia mulai berusaha fashionable dan juga berusaha untuk memenuhi setiap permintaan bosnya dengan sebaik mungkin. Sehingga suatu hari bosnya mulai merasa senang padanya dan mengajaknya ke Paris untuk menghadiri event-event penting. Diajak ke Paris cukup mengejutkan bagi Andrea berhubung itu sebenarnya itu adalah bagian dari kerjaan teman kerjanya.Yang membuat Andrea bingung adalah teman kerjanya sudah lama mempersiapkan diri untuk event-event ini (bahkan sampai diet juga) karena ini adalah salah satu impiannya. Karena takut pada Miranda dan takut kehilangan pekerjaannya, Andrea akhirnya pergi ke Paris.

Cerita ini terus berlangsung hingga ke point dimana bosnya, Miranda mengorbankan perasaan orang kepercayaannya sendiri untuk mempertahankan posisinya di perusahaan. Ketika Andrea berusaha protes kepada Miranda, Miranda mengatakan kalau sebenarnya Andreapun sudah pernah melakukan hal yang sama pada rekan kerjanya ketika dia akan ke Paris. Andrea berusaha membantah dengan mengatakan bahwa itu adalah suatu keharusan dimana Miranda sendiri yang memaksanya berbuat begitu. Saya tidak hapal bagaimana kalimat persisnya tapi pada saat itu Miranda mengatakan kalau tidak pernah ada ada keharusan, segala sesuatu adalah keputusan Andrea sendiri. Mungkin saja Miranda memaksanya untuk ikut ke Paris, tapi kalau Andrea mau, Andrea bisa saja menolak walau dengan mengorbankan pekerjaannya. So, itu bukanlah kesalahan Miranda.

Even tidak berarti saya suka dengan sikap Miranda, saya suka dengan apa yang disampaikannya pada Andrea. Tidak ada kata kita “harus” melakukan sesuatu karena paksaan atau disebabkan oleh keadaan tertentu. Semuanya adalah keputusan kita sendiri dengan segala konsekuensinya. Hal ini akan membantu kita untuk tidak selalu menyalahkan orang lain dan mengasihani diri sendri. Segala keadaan yang kita alami adalah keputusan kita sendiri untuk berada dalam keadaan itu.

12 September 2006

ah, hari yang menyenangkan.. :D

Yah, memang, mau jadi bete atau senang itu pilihan aja sih.. abis liat cat yang pecah akibat kecerobohan sesorang emang bisa tergoda untuk bete dan marah-marah. Tapi ya sekarang aku senang.. catnya aku pakai untuk cat toko bagian samping. Jadi keran tuh hehe.. sekalian promosi … :P… lom lagi aku juga ikutan ngecat juga walau cuman dikit. Ah, hari yang menyenangkan…:D

05 August 2006

Dia Percaya Padaku

“I know God will not give me anything I can't handle. I just wish that He didn't trust me so much.”
MotherTheresa

“Saya tahu kalau Tuhan tidak akan memberikan hal-hal yang tidak dapat saya tangani kepada saya. Saya hanya berharap Dia tidak terlalu mempercayai saya.”
MotherTheresa

Waktu kita menemukan hal-hal yang sulit dalam hidup kita, kita punya dua pilihan, menggerutu atau berpikir,“Tuhan mempercayai saya”.

29 June 2006

Pilihlah yang berdampak paling besar

Saya pernah membaca blog seseorang tentang memilih hal yang dikerjakan dahulu. Penulisnya mengatakan, kalau ada beberapa pilihan untuk dilakukan, pilihlah yang berdampak paling besar. Awalnya saya tidak mengerti dengan apa yang dia maksudkan. Akan tetapi beberapa hari yang lalu saya mengalami sesuatu yang membuat saya mengerti apa yang dimaksud dengan penulis blog tersebut.

Sudah sepuluh hari ini papa dan mama saya ke luar kota dan itu berarti saya sendirian dan bertanggung jawab penuh atas rumah dan toko. Suatu sore pulang toko, ketika saya lagi benar-bener ndak enak badan, saya diperhadapkan dengan beberapa pilihan yang menurut saya agak sulit pada saat itu. 1. minum obat dan segera tidur. 2. menyiapkan nota-nota buat keberangkatan mobil besok (ini menjadi pilihan utama saya pada awalnya karena saya terbiasa menyelesaikan semua kerjaan saya hari itu agar besok tidak ada kerjaan yang tertinggal, apalagi pemuatan akan dilakukan besok pagi-pagi sekali, jadi saya tidak punya waktu mengerjakan nota sebelum pemuatan kalau malam itu saya tidak mengerjakannya juga) 3. Pergi ke gereja dan berdoa karena hari itu adalah jadwal untuk berdoa bersama bagi bangsa (it took one hour).

Pada saat kebingungan itu, saya teringat akan isi tulisan dari blog itu. Kalau anda dihadapkan pada pilihan akan apa yang harus ada lakukan, pilihlah yang berdampak paling besar. Akhirnya pada malam itu saya memutuskan untuk tetap ke gereja dan berdoa juga karena menurut saya itu adalah hal yang berdampak paling besar (our nation needs prayer; there is power in prayer apalagi doa bersama, disana kita bisa bersepakat bersama). Pulang dari gereja saya langung minum obat dan tidur, kerena menurut saya kesehatan saya sangat penting. Kalau saya benar-bener sakit dan tidak bisa bangun dari tempat tidur, tentu saja itu berarti toko saya tidak buka dan itu berarti kerugian ;) dan tentang menyiapkan nota-nota, saya mendelegasikan pada karyawan saya (even itu berarti kadang hasilnya tidak sesuai dengan keinginan saya dan saya tetap saja harus mengoreksinya, tapi paling tidak saya tidak mengerjakannya semua dan membuat dia belajar sesuatu yang baru).

Saya merasa sangat senang dengan keputusan saya tadi. Pertama karena saya tetap saja bisa berdoa bersama jemaat untuk bangsa ( I believe our prayer means something for our nation) Kedua saya mendapatkan istirahat yang cukup dan sembuh pada esok harinya dan bisa bekerja lebih efektif dibanding kalau saya tetap saja mengerjakan nota sampai malam. Ketiga, saya belajar untuk mendelegasikan tugas dan membuat karyawan saya mendapatkan suatu hal yang baru. Jadi, ya menurut pengalaman saya, nasehat untuk mengambil keputusan melakukan hal yang memberikan dampak paling besar sungguh merupakan nasehat yang baik.

27 April 2006

Tips

Hidup hanya sekali (kayak lagu paan ya ni…kayaknya pernah denger hehe) so, rugi bangetkan kalo kita lewati dengan sia-sia dan gak ada artinya blas… so, kalo mau punya hidup yang lebih baik…. Check this out!!! hehe Ya ini hanya tips dari aku, seorang yang biasa aja, tapi menemukan hal-hal yang indah di tengah hidup ini.

Tips:

do not

selalu berusaha melihat yang jelek dan yang salah dari orang lain

selalu merasa diri kurang

selalu menyesal dengan apa yang sudah terjadi

mengomel

menyimpan kesalahan orang lain

menyimpan kesalahan diri sendiri

selalu mengasihani diri sendiri

do:

selalu melihat hal yang baik dari orang laen dan turut bersuka cita dengan itu

selalu mengucap syukur dengan apa yang ada padamu

belajar dari apa yang sudah terjadi dan melihat hari-hari ke depan dengan penuh harapan

melihat kebutuhan orang laen, giving hand to help

mengampuni dan memberi

tulus dalam segala hal

take time to pray and read your bible

well, sebenarnya hal-hal di atas tu emang sulit si…

gimana caranya bisa begitu mudah mengampuni? Orang itu sudah menyakitiku!! aku sudah melakukan hal yang paling bodoh didunia… dan kayaknya itu akan mengefek padaku seumur hidupku! Aku benci pada keadaanku…. Dan tidak ada yang bisa menahanku untuk mengomel setiap hari…. Ini aku apa adanya… so what????!!! Help others? Yang bener? Who will help me then?

Ya, dari yang selalu berada di “do not” untuk ke “do” tidaklah mudah….kalau kita tidak pernah tau kalau kita dimaafkan, kt memang sulit untuk memaafkan… kalau kita tidak tau kalau kita sudah dikasihi… kita juga tidak akan bisa mengasihi dengan tulus..kalau kita tidak tau kalau hidup itu anugerah, kita tidak akan pernah bisa mengucap syukur… kalau kita tidak tau siapa kita, kita tidak pernah tau bagaimana harus berlaku dan berkata… kalau kita tidak pernah tau kalau kita berharga… kita juga tidak akan pernah bisa menghargai orang lain…

Let me tell you something….

Kita sudah dimaafkan…. dan Dia tidak mengingat pelanggaran-pelanggaran kita lagi

Kita tidak layak mendapatkan hidup… Dia memberikannya pada kita, hidup yang penuh dengan pengharapan!!

Kita adalah anak Raja… anak Raja yang dari mulutnya keluar perkataan berkat…., bukan omelan dan sumpah serapah…. (that is our identity…)

Kita dicintai….. dicintai sampai mati…..

(for about heaven and hell is not just about the life after death…. It is also about now!!)

29 March 2006

lebih baik

Hari ini… memutuskan untuk lebih baik dari kemaren, lebih baik dalam segala hal, lebih bersemangat….heheh…

21 March 2006

tanpa persetujuan kita

Orang yang paling dekat dengan kita, adalah orang-orang yang punya andil dalam membentuk gambar diri kita.

Bagaimana mereka treat kita dan bagaimana mereka berpikir tentang kita.

However, mereka hanyalah orang yang punya andil, tapi yang menentukan gambar diri kita adalah diri kita sendiri. Apa yang kita pikirkan tentang diri kita, begitulah kita akan bertindak.

Jadi, even orang lain berpikiran kita tidak bisa, tapi waktu kita berpikir kita bisa…kita pasti bisa. Gak ada yang bisa mengubah itu. Tidak ada satu orangpun yang bisa membuat kita menjadi sesuatu tanpa persetujuan dari kita.